Postingan

Orang yang mengaku tidak bisa itu "Sombong"sombong

12/15/2023, 22: 17 rumah abah suteja di gsi "Ngaku beli bisa ya sombong, karena manusia iku sejatine bisa, ngaku bisa ya sombong, dadi ora iya mbuh Bae, lan yakini kang bisa iku Gusti Allah. aja pernah nolak pemberian, terima Bae mbari kang ngupai seneng." bila kita diminta tolong atau diminta bantuan oleh orang maka sebisa mungkin kita menolongnya atau membantunya, bisanya kita karena dibisakan oleh Allah, dan memang kita tidak bisa apa-apa karena yang bisa hanya Allah, ini dalam rangka agar kita melakukan sesuatu harus selalu bersama Allah melibatkan Allah dan harus bersama Allah melibatkan Allah dalam melakukan segala sesuatu. menerima pemberian orang dalam rangka kita menghargai orang yang meberi pada kita, bukan karna kita mengharap pemberian, bukan karna kita meminta pemberian, dan pemberian bukanlah sebagai tujuan kita, tujuan kita adalah membantu orang karena ingin menunjukkan bisanya kita adalah bisanya sang maha bisa, tanpa-Nya kita adalah manusia yang lemah, manusi...

"Wisata" di setu patok cirebon

 Taman Siwalk setu patok cirebon, pada awal tahun 2026 ada sekolah menengah kejuruan yang dibentuk disitu, namanya smk yapkesbi cirebon dengan 2 jurusan yakni jurusan body repair otomotif dan jurusan perhotelan, ada 10 orang guru yang terlibat dalam niat pendirian awal sekolah ini, banyak anak-anak kelas 9 smp, mts sekitar yang sangat tertarik dengan sekolah ini karna ada beberapa penawaran unik dari sekolah ini contonya smk yapkesbi adalah sekolah yang satu-satunya memiliki fasilits lapangan golf, menarik sekali.. Sabtu, 28 Februari 2026

Mutiara hikmah Buya Yahya ke 31

Gambar
“Kesungguhan seseorang dalam mengharap ditandai kesungguhannya dalam berusaha menggapai. Yang berharap tanpa berusaha adalah orang yang tidak punya harapan. Yang tidak punya harapan adalah orang yang tidak punya masa depan. Ia telah mati sebelum kematian. Dusta orang yang mengharap ridho Allah namun tidak berusaha menjauhi maksiat dan memperbanyak ketaatan.” #Mutiara_Hikmah_Buya_Yahya ke 31. 7.59 Selasa, 9 Juni 2020 sumber, Cirebon.

Mutiara hikmah Buya Yahya ke 28

Gambar
“Kita sering tanpa sadar mengukur kebaikan adalah apa yang di suka hawa nafsu kita. Hingga kebaikan haqiqi yang ditawarkan oleh Allah kepada kita melalaui hamba-hambanya sering tidak kita indahkan. Bahkan kadang kita menolak dan marah kepada hamba tersebut. Itulah kedunguan yang lahir dari mengikuti hawa nafsu. Maka sadarilah ! Berapa banyak orang yang telah datang kepada kita dengan membawa kebaikan lalu kita tolak? Alangkah seringnya kita menjadi dungu.” #Mutiara_Hikmah_Buya_Yahya  Ke 28. 7.56 Selasa, 9 Juni 2020 sumber, Cirebon.

Mutiara hikmah Buya Yahya ke 27

Gambar
“Sebuah perjalanan pendek namun disinilah perjalanan yang panjang (akhirat) kita rintis dan bangun. Yang tidak sabar membangun masa depan yang panjang disaat yang sebentar ini akan menuai kesengsaraan yang amat panjang. Sungguh perjalanan kita di dunia ini sangat singkat, kita yang masih bisa mengingat masa kanak-kanak dan remaja saat inipun tanpa terasa kita sudah mendekati masa purna.” #Mutiara_Hikmah_Buya_Yahya Ke 27. 7.44 Selasa, 9 Juni 2020 sumber, Cirebon.

Mutiara hikmah Buya Yahya ke 26

Gambar
“Saat kita mengingatkan orang lain yang melakukan kesalahan lalu ia tidak segera faham dan saat itupun kita berkata kalau : “ Ia dungu “. Atau setelah ia faham namun masih kukuh untuk melakukannya, lalu kita berkata kalau : “ Dia keras hati dan keras kepala!” Akan tetapi.. Pernahkah kita menyadari saat kita diingatkan kadang kalau kita tidak dungu kita pun jadi keras kepala? Sungguh kita amat butuh keinsyafan akan diri kita!” #Mutiara_Hikmah_Buya_Yahya Ke 26. 7.39 Selasa, 9 Juni 2020 sumber, Cirebon.

Mutiara hikmah Buya Yahya ke 25

Gambar
”Hakekat kekayaan bukanlah disaat melimpahnya harta, akan tetapi karunia yang disambut hati dengan penuh rasa syukur. Hakekat kekayaan bukanlah di saat kita mendapatkan harta melimpah, akan tetapi disaat hati kita tidak menginginkannya. Itulah kaya hati yang membebaskan si faqir sekalipun dari dibelenggu rasa miskin dan kekurangan.” #Mutiara_Hikmah_Buya_Yahya  Ke 25. 7.35 Selasa, 9 Juni 2020 sumber, Cirebon.